Tisu Bayi Up&Up Ditarik, FDA Temukan Kontaminan

Target menarik dua varian tisu basah bayi Up&Up setelah FDA menemukan dua jenis bakteri dalam sampel. Kontaminasi dapat berisiko lebih serius bagi bayi.

tisu-bayi-up-and-up-ditarik-kontaminan-fda

Target menarik secara sukarela dua varian tisu basah bayi Up&Up di Amerika Serikat setelah keluhan konsumen mengenai perubahan warna pada produk. Pengujian yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menemukan dua jenis bakteri dalam sampel tisu, yakni Burkholderia cepacia complex dan Burkholderia gladioli.

Produk yang ditarik adalah varian Fragrance Free atau bebas pewangi dan Fresh Cucumber Scented beraroma mentimun segar. Informasi ini penting bagi orang tua, terutama karena tisu basah kerap digunakan untuk membersihkan kulit bayi yang masih sensitif.

Menurut FDA, paparan produk yang terkontaminasi bakteri tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan serius dan berpotensi mengancam jiwa. Namun, bahan informasi yang tersedia tidak mencantumkan kode produksi atau nomor lot tertentu. Karena itu, konsumen yang memiliki produk dengan nama varian tersebut perlu memperhatikan pengumuman resmi terkait penarikan.

Keluhan perubahan warna berujung pengujian

Penarikan dilakukan Target setelah pelanggan menyampaikan kekhawatiran tentang perubahan warna pada tisu. Menindaklanjuti keluhan itu, FDA melakukan pengujian terhadap sampel produk. Hasilnya, lembaga tersebut menemukan dua kontaminan bakteri yang berbeda.

Adanya temuan pada sampel menjadi alasan penting bagi konsumen untuk tidak mengabaikan perubahan yang terlihat pada produk. Tisu basah digunakan langsung pada kulit, termasuk di area bokong bayi yang dapat mengalami iritasi atau lecet. Dalam kondisi kulit yang terganggu, bakteri berpotensi memperoleh jalan masuk ke tubuh.

Varian yang terdampak memiliki tanggal kedaluwarsa antara Mei hingga November 2028. Masa kedaluwarsa yang masih lama tidak menghapus kekhawatiran terkait kontaminasi yang ditemukan dalam pengujian. Penarikan sukarela ini secara khusus mencakup dua varian Up&Up yang disebutkan, bukan seluruh tisu basah bayi di pasaran.

Risiko infeksi lebih besar pada bayi

Dr. Sharon Nachman, dokter spesialis penyakit infeksi anak bersertifikat sekaligus profesor pediatri di Stony Brook Medicine, menjelaskan bahwa bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi kulit, bahkan pada orang yang sehat. Risiko kesehatan dinilai lebih besar pada bayi.

“Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi kulit bahkan pada orang yang sehat, dan risikonya jauh lebih besar bagi bayi,” kata Sharon Nachman, dikutip dari NBC.

Perhatian khusus perlu diberikan kepada bayi yang baru lahir. Kulit di area bokong mereka lebih rentan mengalami lecet akibat pemakaian tisu atau kain. Iritasi dan ruam popok ringan dapat membuat kulit menjadi sensitif atau terluka, sehingga bakteri lebih mudah masuk.

Menurut Nachman, dampak infeksi dapat lebih berat pada neonatus, lansia, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Dalam kelompok tersebut, infeksi berpotensi berkembang menjadi sepsis atau pneumonia. Jika bakteri masuk melalui kulit, bakteri dapat menyebar ke organ lain dan memicu kondisi yang mengancam jiwa.

Perhatikan produk yang digunakan di rumah

Orang tua yang menggunakan tisu bayi Up&Up dapat memeriksa nama varian pada kemasan dan membandingkannya dengan informasi penarikan. Dua varian yang disebut dalam pengumuman adalah Fragrance Free dan Fresh Cucumber Scented. Bahan sumber tidak merinci kode lot maupun langkah pengembalian produk, sehingga konsumen sebaiknya merujuk pada informasi resmi Target atau FDA untuk petunjuk terbaru.

Selama ada kekhawatiran terhadap produk yang termasuk dalam penarikan, pilihan paling aman adalah tidak menggunakannya pada kulit bayi. Jika bayi mengalami keluhan setelah penggunaan, orang tua dapat meminta saran tenaga kesehatan, terutama bila bayi masih sangat muda atau memiliki kondisi yang membuat daya tahan tubuhnya lemah.

Kasus ini mengingatkan bahwa perubahan pada produk perawatan sehari-hari layak diperhatikan, sekalipun kemasan masih menunjukkan tanggal kedaluwarsa yang jauh. Informasi penarikan dan keterangan dari otoritas kesehatan dapat membantu keluarga mengambil keputusan lebih aman sebelum kembali menggunakan produk tersebut.

Infoharian