Messi Dekati Rekor Kontribusi Gol dalam 17 Laga

Lionel Messi mencatat gol atau assist dalam 14 pertandingan beruntun. Ia kini berjarak tiga laga dari rekor kontribusi gol yang pernah dibuatnya bersama Barcelona pada 2011.

Lionel Messi membukukan gol atau assist dalam 14 pertandingan beruntun bersama Inter Miami dan tim nasional Argentina. Catatan itu membuat kapten Inter Miami tersebut hanya terpaut tiga laga dari rekor kontribusi gol terpanjang dalam kariernya, yang ia ukir bersama Barcelona pada 2011.

Rentetan terbaru Messi dimulai pada 15 Agustus 2026. Saat Inter Miami menang 4-1 atas Nashville, ia menyumbang satu assist. Sejak pertandingan itu, Messi mengumpulkan 15 gol dan delapan assist dalam 14 laga resmi.

Catatan tersebut mencakup 12 pertandingan Major League Soccer (MLS) secara beruntun serta dua penampilan di luar kompetisi liga. Gol maupun assist dihitung sebagai kontribusi, sehingga torehan Messi mencerminkan perannya dalam terciptanya gol tim, bukan hanya jumlah gol yang ia cetak sendiri.

Rentetan Messi berlanjut di MLS dan laga di luar liga

Di tengah rangkaian itu, Messi mencapai sejumlah tonggak penting. Pada 16 September, ia mencetak gol ke-100 untuk Inter Miami sekaligus memberi assist kepada Casemiro dalam kemenangan 2-0 atas Cruz Azul di final Campeones Cup.

Dua kontribusi tersebut menambah catatan beruntunnya pada laga yang tidak termasuk kompetisi liga. Pertandingan itu juga menunjukkan bahwa rentetan yang sedang diburu Messi tidak terbatas pada penampilannya di MLS.

Berikutnya, pada 6 Oktober, Messi membukukan satu gol melalui penalti dan dua assist ketika Argentina mengalahkan Benin 3-0. Pertandingan itu disebut sebagai laga perpisahannya bersama tim nasional Argentina.

Rangkaian itu kembali berlanjut bersama Inter Miami. Dalam penampilan terbarunya, 17 Oktober, Messi mencetak dua gol saat timnya menang 3-1 atas Atlanta United. Gol-gol tersebut sekaligus membawanya mencapai 25 gol di MLS musim ini.

Rekor Barcelona masih menjadi pembanding

Satu-satunya rentetan kontribusi gol Messi yang lebih panjang terjadi pada 2011, ketika ia masih memperkuat Barcelona. Saat itu, ia mencatatkan gol atau assist dalam 17 pertandingan resmi secara berturut-turut.

Dalam 17 laga tersebut, Messi mencetak 18 gol dan menyumbang sembilan assist. Angka itu menjadi tolok ukur bagi rentetan yang kini ia bangun bersama Inter Miami dan Argentina. Dengan catatan 14 pertandingan beruntun, ia membutuhkan kontribusi gol dalam tiga laga berikutnya untuk menyamai jumlah pertandingan pada rekor 2011.

Perbandingan itu memiliki batas yang perlu diperhatikan: rekor Barcelona dan rentetan terbaru sama-sama dihitung berdasarkan pertandingan resmi, tetapi melibatkan tim dan periode karier yang berbeda. Catatan terbaru juga melintasi kompetisi liga, laga di luar MLS bersama Inter Miami, serta pertandingan Argentina.

Setiap laga menjadi peluang memperpanjang catatan

Angka 15 gol dan delapan assist dalam 14 laga menunjukkan besarnya kontribusi Messi selama rentetan ini. Namun, pencapaian tersebut bergantung pada konsistensi: satu gol atau assist dalam pertandingan berikutnya akan menjaga rangkaian tetap berjalan, sementara jumlah pertandingan beruntun menjadi ukuran utama untuk mengejar rekor.

Pada usia 39 tahun, sebagaimana disebut dalam laporan, Messi masih berada di pusat permainan Inter Miami. Kemenangan atas Atlanta United memperlihatkan bahwa ia terus menambah gol di MLS, sementara catatan 25 gol musim ini memberi konteks atas produktivitasnya di liga.

Langkah selanjutnya akan menentukan apakah rentetan ini berakhir pada 14 laga, menyamai 17 pertandingan, atau berlanjut lebih jauh. Untuk saat ini, rekor yang pernah dibuatnya di Barcelona tetap menjadi pembanding, sedangkan setiap penampilan berikutnya membuka peluang bagi Messi untuk mendekatinya.

Infoharian