Dashboard Xbox 360 Blades Hidup Lagi di Browser
Xbox Labs memperlihatkan dashboard Xbox 360 Blades berjalan di browser PC bersama NXE dan Metro. Belum ada kepastian fitur ini akan hadir di konsol Xbox.
Dashboard Xbox 360 Blades, antarmuka ikonik dengan deretan menu berbentuk bilah vertikal, kembali diperlihatkan lewat eksperimen Xbox Labs. Dalam demonstrasi yang berjalan di browser PC, pengguna dapat menjelajahi tiga tampilan dashboard dari era berbeda tanpa menggunakan konsol Xbox 360.
Video demonstrasi itu dibagikan Scott Van Vliet, CTO Xbox yang memimpin inisiatif Xbox Labs, pada 20 Oktober 2026. Selain Blades, tampak pula New Xbox Experience (NXE) yang diperkenalkan pada 2008 dan antarmuka Metro yang hadir pada 2011.
Kembalinya tampilan Blades membawa kembali salah satu penanda visual yang lekat dengan masa Xbox 360. Namun, demonstrasi tersebut bukan pengumuman tentang peluncuran fitur baru di konsol Xbox masa kini. Untuk saat ini, yang diperlihatkan adalah eksperimen menjalankan antarmuka lawas melalui browser.
Tiga dashboard Xbox 360 dalam satu demonstrasi
Dalam video itu, pengguna dapat berpindah di antara Blades, NXE, dan Metro. Peralihan tersebut memberi gambaran tentang perubahan tampilan Xbox 360 sepanjang masa pemakaiannya: dari menu bilah vertikal yang sederhana hingga antarmuka generasi berikutnya.
Blades menjadi pusat perhatian karena desainnya mudah dikenali oleh gamer yang tumbuh bersama Xbox 360. Menu-menu tersusun dalam bilah vertikal, menghadirkan pengalaman navigasi yang berbeda dari dashboard yang muncul kemudian. Bagi sebagian pemain, tampilannya bukan sekadar cara mengakses konsol, melainkan bagian dari kenangan bermain pada masa itu.
NXE, yang diperkenalkan pada 2008, dan Metro, yang hadir pada 2011, melengkapi demonstrasi tersebut. Kehadiran ketiganya sekaligus memperlihatkan bahwa eksperimen Xbox Labs tidak hanya menghidupkan satu tampilan lawas, tetapi memungkinkan pengguna melihat beberapa fase antarmuka Xbox 360 dalam satu tempat.
Eksperimen Xbox Labs mengandalkan kemampuan browser
CEO Xbox Asha Sharma turut membagikan keberhasilan pemugaran dashboard itu melalui unggahan di media sosial. Ia juga meminta pendapat komunitas mengenai kemungkinan menjalankan dashboard Blades lewat browser web.
Pertanyaan Sharma menunjukkan bahwa Xbox sedang mengumpulkan tanggapan tentang minat terhadap antarmuka klasik tersebut. Meski begitu, belum ada pengumuman bahwa dashboard ini akan tersedia di Xbox Series X|S atau konsol generasi berikutnya. Demonstrasi di browser belum berarti fitur itu akan menjadi layanan publik atau masuk ke produk Xbox lain.
Eksperimen tersebut berkaitan dengan tujuan Xbox Labs, yang dibentuk Microsoft pada 13 Oktober 2026 untuk mengeksplorasi teknologi baru, termasuk cara menjalankan perangkat lunak di luar platform asalnya. Xbox juga menaruh perhatian pada WebAssembly dan WebGPU, teknologi yang memungkinkan aplikasi serta pengalaman tertentu berjalan melalui browser.
Dalam konteks ini, browser menjadi lingkungan uji bagi pengalaman yang biasanya dikaitkan dengan konsol. Demonstrasi dashboard memperlihatkan kemungkinan teknis untuk menghadirkan kembali antarmuka lama dengan cara berbeda, sekaligus membuka ruang bagi Xbox untuk menilai respons pengguna sebelum menentukan langkah berikutnya.
Belum ada kepastian hadir di konsol Xbox
Belum diketahui apakah eksperimen tersebut akan dikembangkan menjadi sesuatu yang dapat diakses lebih luas. Xbox juga belum menyampaikan rencana untuk membawa dashboard Blades ke konsol masa kini. Karena itu, demonstrasi ini lebih tepat dibaca sebagai uji coba sekaligus penjajakan minat, bukan konfirmasi fitur baru.
Proyek ini muncul pada 2026, tahun ketika Xbox merayakan ulang tahun ke-25. Jika dikembangkan lebih jauh, pengalaman menjalankan dashboard klasik dapat menjadi salah satu cara untuk merayakan sejarah platform tersebut. Namun, keputusan akhirnya bergantung pada arah pengembangan dan tanggapan komunitas yang kini diminta Xbox.
Bagi penggemar Xbox 360, kembalinya Blades di browser setidaknya menawarkan kesempatan untuk melihat lagi antarmuka yang pernah menjadi bagian dari keseharian bermain. Apakah pengalaman nostalgia itu akan berkembang menjadi layanan yang lebih luas masih menunggu jawaban Xbox.
