Chelsea Lebih Diunggulkan atas Tottenham di Derby London
Chelsea mendapat peluang menang 53,6 persen atas Tottenham dalam prediksi supercomputer. Rekor pertemuan dan performa derby di Stamford Bridge juga menguntungkan The Blues.
Chelsea lebih dijagokan menang saat menjamu Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Stamford Bridge, Sabtu malam. Prediksi supercomputer menempatkan peluang The Blues meraih tiga poin sebesar 53,6 persen, jauh di atas kesempatan Spurs yang berada di angka 22,6 persen. Peluang laga berakhir imbang tercatat 23,8 persen.
Angka tersebut sejalan dengan modal Chelsea menjelang derby London ini. Tim tuan rumah baru saja mencatatkan clean sheet pertamanya musim ini saat menghadapi Everton dan datang dengan bekal kepercayaan diri. Di sisi lain, Tottenham juga baru menang atas Coventry, tetapi rekam jejak mereka di laga derby dan di Stamford Bridge menjadi tantangan tersendiri.
Prediksi Chelsea vs Tottenham: peluang The Blues lebih besar
Prediksi supercomputer memberi Chelsea keunggulan yang cukup jelas. Dengan peluang menang lebih dari separuh, tim tuan rumah berada di posisi teratas dalam perhitungan jelang pertandingan. Namun, angka itu tetap merupakan prediksi, bukan jaminan hasil akhir di lapangan.
Tottenham mendapat peluang menang 22,6 persen, sementara kemungkinan kedua tim berbagi angka mencapai 23,8 persen. Selisih tersebut menggambarkan betapa Chelsea lebih diunggulkan, tetapi hasil imbang masih punya peluang yang tidak kecil. Derby London pun tetap menyimpan ruang bagi kejutan, terlebih kedua tim akan berhadapan langsung di Stamford Bridge.
Keunggulan Chelsea tidak hanya terlihat dari perhitungan tersebut. The Blues memenangi enam pertandingan liga terakhir melawan Tottenham. Catatan itu menyamai rentetan kemenangan terpanjang Chelsea atas Spurs di kompetisi liga, yang sebelumnya terjadi antara Januari 2000 dan Maret 2002.
Rekor itu memberi Chelsea alasan untuk percaya diri, tetapi juga menambah tekanan bagi Tottenham. Spurs perlu memutus rangkaian kekalahan dari rival sekotanya jika ingin mengubah arah tren pertemuan. Kemenangan terbaru atas Coventry bisa menjadi modal, tetapi laga di markas Chelsea akan menuntut konsistensi lebih dari sekadar satu hasil positif.
Rekor derby London di Stamford Bridge menguntungkan Chelsea
Catatan Chelsea saat memainkan derby London di kandang sendiri juga terbilang kuat. Opta mencatat The Blues hanya sekali kalah dalam 16 pertandingan derby London terakhir di Stamford Bridge pada ajang Premier League. Statistik ini mempertegas alasan Chelsea lebih diunggulkan, khususnya karena laga kali ini berlangsung di hadapan pendukung mereka sendiri.
Tottenham justru sedang berada dalam tren buruk di pertandingan derby. Mereka kalah dalam enam derby terakhir di kompetisi tersebut. Spurs belum pernah mengalami tujuh kekalahan derby beruntun di liga, sehingga duel melawan Chelsea menjadi kesempatan untuk menghentikan catatan negatif sebelum mencapai batas baru.
Meski begitu, kemenangan atas Coventry pada Senin lalu dapat memberi dorongan bagi Tottenham. Hasil tersebut merupakan kemenangan keempat mereka di Premier League sepanjang 2026. Tantangannya adalah menjaga momentum itu, sebab sejak awal musim lalu Spurs hanya dua kali mampu mencatatkan dua kemenangan liga secara beruntun.
Catatan tandang ke Stamford Bridge juga belum berpihak kepada tim tamu. Dalam 36 kunjungan terakhir ke markas Chelsea di liga, Tottenham hanya sekali menang. Mereka mencatat 11 hasil imbang dan 24 kekalahan dalam periode tersebut, sebuah rekor yang membuat tugas Spurs kali ini tampak semakin berat.
Tottenham berusaha memutus tren buruk
Satu-satunya kemenangan Tottenham dalam 36 kunjungan itu terjadi pada musim 2017/2018. Saat itu, Spurs menang 3-1 di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Namun sejak kemenangan tersebut, mereka hanya mengumpulkan dua poin dari delapan lawatan liga ke Stamford Bridge, dengan dua hasil imbang dan enam kekalahan.
Deretan angka itu menunjukkan betapa sulitnya Tottenham meraih hasil maksimal di kandang Chelsea. Untuk menghindari kekalahan derby ketujuh secara beruntun, Spurs perlu mengatasi dua persoalan sekaligus: tren buruk mereka dalam laga-laga derby dan kesulitan mencuri poin di Stamford Bridge.
Chelsea, sementara itu, akan berupaya memanfaatkan keunggulan kandang serta catatan pertemuan yang berpihak kepada mereka. Hasil bersih melawan Everton menjadi bekal, sedangkan rentetan kemenangan atas Tottenham memberi konteks tambahan bagi kepercayaan diri tuan rumah. Namun, statistik tidak menentukan hasil pertandingan sebelum peluit akhir.
Prediksi supercomputer memang menempatkan Chelsea di posisi terdepan, tetapi kemenangan atas Coventry memberi Tottenham kesempatan untuk datang dengan momentum. Derby London ini akan menjadi ujian apakah Spurs mampu memutus tren buruk, atau Chelsea kembali mempertahankan dominasinya atas rival sekota.
