Jerry Yan Tampil sebagai Dark Angel di Reuni F3

Jerry Yan tampil dengan sayap hitam dan rambut abu-abu kebiruan saat membawakan My Boo di konser reuni F3 di Taipe Dome, Taiwan. Aksi panggung dan permainannya juga mendapat pujian penggemar.

jerry-yan-dark-angel-konser-reuni-f3

Jerry Yan membawa penampilan baru ke panggung konser reuni F3 di Taipe Dome, Taiwan. Dalam tur F☆FOREVER bersama Ashin dari Mayday, ia tampil dengan konsep dark angel saat membawakan lagu My Boo. Sepasang sayap hitam menjadi elemen paling mencolok dari aksinya.

Penampilan tersebut menjadi salah satu sorotan dari rangkaian konser yang masih berlangsung. Foto-foto Jerry di panggung, yang dibagikan melalui Weibo, memperlihatkan perubahan gaya dari satu nomor ke nomor lain. Ada sisi dramatis lewat kostum bersayap, ada pula tampilan yang lebih kasual dan berkesan nakal.

Jerry, yang dikenal luas sebagai pemeran Dao Ming Tse dalam Meteor Garden, kembali menarik perhatian penonton lewat paduan busana, riasan, dan aksi panggungnya. Ia disebut tetap terlihat awet muda meski usianya mendekati 50 tahun.

Sayap hitam dan rambut abu-abu kebiruan

Ketika membawakan My Boo secara solo, Jerry mengenakan sayap hitam yang membentuk citra malaikat gelap. Warna rambut abu-abu kebiruan melengkapi konsep tersebut, membuat tampilannya berbeda dari gaya panggung yang lebih sederhana.

Perpaduan kostum dan warna rambut itu mengundang perhatian di media sosial. Sejumlah warganet menyandingkan penampilan Jerry dengan para idol muda. Komentar tersebut muncul di tengah pujian yang juga kerap diarahkan kepada penampilan fisiknya.

Konsep dark angel memberi aksen visual kuat pada nomor solonya. Sayap hitam menjadi pusat perhatian, sementara rambut bernuansa dingin mempertegas kesan gelap yang diusung. Penampilan itu bukan satu-satunya perubahan gaya yang ditampilkan Jerry sepanjang konser.

Dalam kesempatan lain, ia terlihat mengenakan tank top putih yang memperlihatkan tubuh kekarnya. Riasan yang menyerupai luka di bagian hidung memberi kesan bad boy, kontras dengan sosok malaikat gelap dalam penampilan sebelumnya. Dua gaya itu menunjukkan variasi karakter yang ia bawa ke panggung.

Dipuji lewat aksi panggung dan permainan gitar

Perhatian penggemar tidak berhenti pada busana. Aksi panggung dan kemampuan menari Jerry juga mendapat pujian. Sejumlah penggemar menilai penampilannya semakin meningkat seiring tur berlangsung.

Dalam foto-foto dari konser, Jerry tampak mengenakan beberapa kostum. Salah satunya rompi yang dipadukan dengan obi berhias manik-manik berkilauan. Detail tersebut memberi sentuhan berbeda pada penampilannya, sementara pilihan busana lain menonjolkan sisi yang lebih santai.

Ia juga tampil memainkan gitar. Momen itu hadir ketika Jerry mengiringi F3 dan Ashin membawakan Ni Yao De Ai, lagu yang menjadi soundtrack Meteor Garden. Kehadiran lagu tersebut menghubungkan penampilan konser dengan serial yang lekat dengan perjalanan kariernya.

Di panggung Taipe Dome, Jerry tidak hanya mengandalkan nostalgia lewat lagu dari Meteor Garden. Ia turut menampilkan nomor solo dengan konsep visual berbeda, berganti kostum, serta menari di hadapan penonton. Respons penggemar terhadap gaya dan aksinya menjadi bagian dari cerita konser reuni itu.

Tur F☆FOREVER bersama Ashin masih berlangsung. Penampilan Jerry di Taiwan memperlihatkan bahwa konser ini menyajikan beberapa sisi dirinya, dari sosok dark angel hingga pemain gitar yang mengiringi lagu ikonik. Penggemar dapat menantikan seperti apa variasi aksi panggung yang akan ia bawa dalam kelanjutan tur.

Infoharian