Piala Asia 2027 Menunggu Keputusan AFC 18 November
AFC akan membahas penyelenggaraan Piala Asia 2027 dalam rapat Exco di Bangkok pada 18 November. Jadwal Timnas Indonesia di Grup F sejauh ini belum berubah.
Nasib Piala Asia 2027, yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi, akan dibahas dalam rapat Komite Eksekutif Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 18 November 2026. Kepastian itu dinanti Timnas Indonesia karena jadwal turnamen masih berjalan, sementara kondisi keamanan di Asia Barat memunculkan kemungkinan perubahan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan ia diundang menghadiri pertemuan yang direncanakan berlangsung di Bangkok, Thailand. Namun, ia belum menyebut bahwa rapat tersebut pasti menghasilkan keputusan final mengenai penyelenggaraan turnamen. CNN Indonesia mengutip Erick yang meminta publik menunggu perkembangan pembahasan.
“Pada November, tanggal 18 kalau tidak salah. Kita tunggu saja. Nanti ada rapat Komite Eksekutif AFC di Bangkok dan saya juga diundang. Kita lihat bagaimana jadwal dan perkembangannya,” kata Erick Thohir.
Rapat tersebut menjadi penanda penting bagi negara peserta dan panitia, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan AFC. Hingga pertemuan itu berlangsung, persiapan Indonesia masih harus mengacu pada jadwal yang telah dipublikasikan.
Jadwal Indonesia belum berubah
Piala Asia 2027 semula direncanakan digelar pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di Arab Saudi. Timnas Indonesia masuk Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Berdasarkan jadwal yang dirilis AFC, Indonesia akan melawan Jepang pada 11 Januari, menghadapi Qatar lima hari kemudian, lalu bertemu Thailand pada 20 Januari.
AFC merilis kembali jadwal pertandingan pada 26 Oktober. Tidak ada perubahan tanggal untuk tiga laga Indonesia. Artinya, untuk sementara, persiapan Garuda masih dapat merujuk pada rangkaian pertandingan fase grup tersebut.
Susunan pertandingan itu memberi gambaran kebutuhan tim dalam menyiapkan agenda menuju turnamen. Namun, jadwal yang tercantum belum menghapus pertanyaan mengenai tempat dan waktu pelaksanaan. Jika AFC mengubah rencana, peserta harus menyesuaikan persiapan dengan keputusan baru.
Situasi keamanan kawasan menjadi latar munculnya ketidakpastian. Presiden AFC Salman bin Ibrahim Al Khalifa sebelumnya membuka kemungkinan turnamen ditunda hingga 2028 apabila keadaan tidak memungkinkan Piala Asia digelar sesuai rencana. AFC juga menyatakan akan terus memantau perkembangan sebelum menentukan langkah.
Sinyal dari panitia dan AFC belum sepenuhnya sejalan
Di sisi lain, panitia penyelenggara lokal pada 16 Oktober menegaskan persiapan tetap berlangsung untuk pelaksanaan sesuai jadwal. Pernyataan itu memberi sinyal bahwa rencana di Arab Saudi masih berjalan, meskipun AFC belum menutup opsi perubahan apabila keadaan keamanan memburuk.
Perbedaan antara rencana operasional dan kemungkinan penundaan itu membuat rapat Exco AFC pada 18 November kian diperhatikan. Publikasi jadwal pertandingan menunjukkan kompetisi masih disiapkan untuk Januari 2027, tetapi pembahasan di Bangkok dapat memberi arah lebih jelas tentang kelanjutannya.
Bagi Indonesia, kepastian waktu akan berkaitan dengan perencanaan tim. Bola.com melaporkan pelatih John Herdman dikontrak selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya. Masa kerja awalnya berakhir pada 2027. Jika turnamen mundur ke 2028, PSSI perlu mempertimbangkan keberlanjutan kontrak dan rencana kepelatihan, meski keputusan mengenai opsi tersebut tetap berada di tangan federasi.
Indonesia menanti arah persiapan berikutnya
Perubahan kalender turnamen berpotensi membuat rencana yang disusun untuk fase grup perlu diperbarui. Sebaliknya, jika Piala Asia tetap berlangsung pada Januari 2027, Indonesia akan menjalani tiga pertandingan sesuai tanggal yang kini tercatat. Belum ada keterangan bahwa AFC mengubah jadwal laga Garuda.
Untuk sementara, PSSI dan tim nasional menghadapi dua hal sekaligus: menyiapkan diri berdasarkan jadwal yang tersedia dan menunggu keputusan badan sepak bola Asia. Kepastian mengenai penyelenggaraan turnamen diharapkan muncul setelah pembahasan Exco AFC di Bangkok pada 18 November 2026.
