Real Madrid Menang 3-0, Mourinho Puji Kerja Tim

Real Madrid menang 3-0 atas Racing Santander dan naik ke posisi ketiga Liga Spanyol. Mourinho menyoroti kesediaan Mbappe ikut melakukan pressing sebagai tanda perkembangan tim.

real-madrid-menang-3-0-mourinho-puji-kerja-tim

Real Madrid membawa pulang kemenangan 3-0 dari markas Racing Santander, Stadion El Sardinero, pada lanjutan Liga Spanyol, 1 November 2026. Bagi Jose Mourinho, hasil itu bukan satu-satunya alasan untuk puas. Pelatih Madrid tersebut melihat para pemain mulai menjalankan tuntutan taktiknya, termasuk Kylian Mbappe yang ikut menekan lawan.

Mbappe mencetak gol melalui penalti. Dua gol lain disumbangkan Jude Bellingham dan Yan Diomande. Kemenangan ini mengangkat Madrid ke posisi ketiga dengan 27 poin, satu angka di bawah Atletico Madrid dan tertinggal tiga poin dari Barcelona yang memimpin klasemen.

Dalam laporan detikSport, Mourinho menilai penampilan timnya terus membaik. Ia menyoroti kontribusi pemain depan saat lawan mulai membangun serangan, serta kedisiplinan ketika Madrid harus bertahan lebih rapat. Dua aspek itu memperlihatkan bahwa pekerjaan tim tidak hanya dibebankan kepada pemain yang bertugas di lini belakang.

Pressing Mbappe jadi perhatian Mourinho

Mourinho secara khusus menyebut perubahan dalam permainan Mbappe. Penyerang asal Prancis itu, menurut sang pelatih, mulai melakukan tekanan sejak fase awal sirkulasi bola lawan. Bagi Mourinho, kesediaan pemain ofensif untuk ikut bekerja tanpa bola merupakan bagian dari standar kolektif yang ingin ia bangun.

“Saya juga melihat Kylian melakukan tekanan (pressing) pada fase awal sirkulasi bola. Saya melihat para pemain yang sangat berkomitmen.”

Pernyataan itu memberi gambaran tentang ukuran yang dipakai Mourinho untuk menilai tim. Ia tidak hanya melihat siapa yang mencetak gol atau menghasilkan peluang. Keterlibatan dalam bertahan juga masuk hitungan, terutama ketika Madrid menghadapi lawan yang sedang menguasai bola.

Menurut Mourinho, para pemain kini semakin mengerti apa yang ia minta. Perkembangan tersebut tampak dalam dua situasi yang berbeda: Madrid berupaya mengganggu lawan lebih awal, lalu merapatkan barisan ketika bertahan lebih dalam. Pelatih itu mengaku senang dengan cara tim menangani fase bertahan tersebut.

Mourinho juga menilai Madrid semestinya bisa menambah gol dari peluang yang tersedia. Catatan itu menunjukkan bahwa kemenangan telak belum membuatnya mengabaikan ruang untuk memperbaiki penyelesaian akhir. Ia tetap mengapresiasi peningkatan permainan, tetapi hasil di papan skor bukan satu-satunya ukuran kemajuan.

Tiga poin menjaga Madrid dekat puncak

Tambahan tiga angka membuat persaingan di papan atas tetap rapat. Madrid mengoleksi 27 poin, sementara Atletico berada satu poin di atas mereka dan Barcelona unggul tiga angka. Hasil di Santander belum mengubah Madrid menjadi pemuncak klasemen, tetapi menjaga jarak dengan dua pesaing terdekatnya.

Kemenangan tersebut juga memperpanjang rentetan hasil positif Los Blancos. Namun, jumlah kemenangan beruntun yang disebut dalam pemberitaan tidak seragam. detikSport menyebut Madrid telah membukukan delapan kemenangan berturut-turut, sedangkan ringkasan laporan ANTARA News Kalteng mencatat enam. Perbedaan angka itu tidak disertai penjelasan mengenai cakupan pertandingan yang dihitung, sehingga kedua catatan perlu dibaca sesuai laporan masing-masing.

Terlepas dari perbedaan hitungan tersebut, hasil melawan Racing Santander memberi Mourinho bahan untuk menilai kemajuan di lapangan. Ia melihat komitmen pemain, termasuk mereka yang lebih banyak menyerang, sebagai pesan bagi seluruh skuad. Dengan kata lain, kerja tanpa bola ikut menentukan apakah Madrid dapat menjaga bentuk permainan saat tekanan datang.

Perkembangan taktik masih perlu dijaga

Penilaian pelatih itu belum berarti pekerjaan Madrid selesai. Mourinho menyebut tim masih bisa memaksimalkan peluang, sementara pemahaman terhadap cara bertahan dan menekan perlu terus terlihat dalam pertandingan. Poin-poin tersebut menjadi pekerjaan berikutnya setelah kemenangan di El Sardinero.

Bagi Madrid, tantangannya adalah mempertahankan keterlibatan kolektif yang dipuji Mourinho sambil terus mengejar posisi lebih tinggi di klasemen. Pelatih itu belum memberi rincian tentang langkah khusus untuk laga berikutnya dalam laporan yang tersedia. Untuk saat ini, ukuran kemajuan yang ia sampaikan sederhana: pemain memahami tugasnya dan menjalankannya bersama-sama.

Infoharian