WhatsApp Tampilkan Info Penelepon Tak Dikenal

WhatsApp menambahkan petunjuk negara asal dan grup bersama untuk panggilan dari nomor asing di Android. Aplikasi juga memperkenalkan Passkey dan opsi kata sandi untuk verifikasi dua langkah.

whatsapp-tampilkan-info-penelepon-tak-dikenal

Panggilan dari nomor asing di WhatsApp kini bisa disertai petunjuk tambahan sebelum pengguna memutuskan untuk menjawab. Pada perangkat Android, aplikasi akan menampilkan negara asal nomor dan memberi tahu apakah penelepon berada di grup yang sama dengan penerima. Informasi itu dapat menjadi bahan pertimbangan, tetapi bukan bukti bahwa penelepon sudah terverifikasi.

Fitur tersebut merupakan satu dari tiga pembaruan keamanan yang diumumkan WhatsApp. Dua lainnya berkaitan dengan cara masuk kembali ke akun dan penguatan verifikasi dua langkah. CNBC Indonesia melaporkan, rangkaian fitur itu dirancang untuk memberi pengguna kendali lebih besar atas keamanan akun dan membantu mereka menghadapi risiko penipuan.

Petunjuk untuk menilai panggilan asing

Informasi tentang penelepon ditujukan bagi pengguna Android yang menerima panggilan dari nomor yang belum disimpan. WhatsApp dapat memperlihatkan negara asal nomor tersebut serta hubungan keanggotaan grup antara penelepon dan penerima. Dua keterangan ini memberi konteks yang sebelumnya tidak langsung terlihat dari panggilan masuk.

Namun, fitur itu tidak mengungkap nama asli atau memastikan siapa orang di balik nomor tersebut. Keterangan negara dan grup bersama sebaiknya dipahami sebagai petunjuk, bukan verifikasi identitas. Nomor yang berasal dari negara yang dikenal pengguna pun belum otomatis aman, sementara kesamaan grup tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa panggilan itu tepercaya.

Karena itu, manfaat utamanya ada pada kesempatan untuk berhenti sejenak sebelum merespons. Pengguna dapat mempertimbangkan informasi yang tampil, lalu memilih menerima atau mengabaikan panggilan. WhatsApp menyebut petunjuk tersebut dapat membantu pengguna mencari informasi lebih dahulu, sebab pelaku penipuan kerap berusaha membuat calon korban bertindak terburu-buru.

Pengumuman ini tidak menyebut bahwa fitur tersebut tersedia untuk iPhone. Keterangan yang diberitakan secara khusus menyasar pengguna Android. Maka, pengguna sebaiknya tidak menganggap tampilan yang sama pasti muncul di semua jenis perangkat.

Passkey dan kata sandi untuk perlindungan akun

Pembaruan lain menyangkut Passkey, metode untuk mengakses kembali akun dengan pengenal yang sudah tersedia di ponsel. Pengguna dapat memakai sidik jari, pengenalan wajah, atau kode kunci layar sebagai cara autentikasi. Dengan mekanisme ini, proses masuk tidak bergantung pada pengiriman kode lewat SMS atau keharusan mengingat PIN untuk keperluan tersebut.

WhatsApp menyatakan satu akun dapat memiliki lebih dari satu Passkey. Fitur ini bisa ditemukan melalui menu Pengaturan, lalu Akun, dan Passkey. Menurut informasi yang disampaikan CNBC Indonesia, opsi tersebut tersedia pada perangkat Android dan iOS. Pengguna yang ingin memakainya dapat memeriksa menu itu di aplikasinya.

Passkey berbeda dari perlindungan verifikasi dua langkah. Passkey berkaitan dengan cara pengguna mengautentikasi diri ketika kembali masuk, sedangkan verifikasi dua langkah merupakan lapisan pengaman tambahan pada akun. WhatsApp kini menyediakan pilihan kata sandi yang lebih panjang untuk lapisan tersebut, menggantikan batasan berupa PIN enam angka.

Kata sandi itu dapat memuat huruf dan angka, serta karakter khusus. Pilihan kombinasi yang lebih luas memberi pengguna keleluasaan membuat kredensial yang tidak terbatas pada enam digit. Meski begitu, pengumuman fitur ini tidak menjelaskan syarat teknis kata sandi ataupun ketersediaannya menurut jenis perangkat.

Fitur keamanan tetap perlu disertai kewaspadaan

Tiga pembaruan tersebut menangani bagian berbeda dari keamanan WhatsApp: informasi saat ada panggilan asing, autentikasi untuk akses akun, serta verifikasi dua langkah. Pengguna dapat memeriksa pengaturan akun untuk melihat opsi yang tersedia, sembari tetap menilai panggilan berdasarkan konteks dan tidak mengambil keputusan hanya dari satu petunjuk.

WhatsApp menempatkan enkripsi ujung ke ujung sebagai perlindungan dasar percakapan, tetapi fitur baru yang diumumkan berfokus pada kendali akun dan informasi panggilan. Tidak ada keterangan bahwa tampilan negara atau grup bersama bisa memastikan sebuah panggilan bebas penipuan. Batas itu penting dipahami agar indikator baru tidak disalahartikan sebagai jaminan keamanan.

Pengguna Android dapat mencermati informasi yang muncul ketika nomor tak dikenal menelepon, sementara pengguna Android dan iOS dapat mengecek menu Passkey. WhatsApp juga memperkenalkan opsi kata sandi untuk verifikasi dua langkah. Rincian lebih lanjut mengenai penerapan fitur menurut perangkat tidak disampaikan dalam laporan tersebut.

Infoharian