Empat Aktor yang Pernah Nyaris Jadi James Bond

Henry Cavill, Sam Worthington, Rupert Friend, dan Sam Neill pernah dekat dengan peran James Bond. Alasan mereka tak menjadi 007 berbeda-beda.

empat-aktor-yang-pernah-nyaris-jadi-james-bond

Nama Henry Cavill sempat berada di antara pilihan terakhir untuk memerankan James Bond dalam Casino Royale (2006). Namun, peran agen 007 itu akhirnya diberikan kepada Daniel Craig. Cavill bukan satu-satunya aktor yang pernah mendekati tuksedo ikonik tersebut: Sam Worthington, Rupert Friend, dan Sam Neill juga pernah terlibat dalam proses atau masuk pertimbangan.

Perjalanan mereka memperlihatkan bahwa peluang menjadi Bond tidak selalu berakhir di tangan aktor yang paling dekat dengan peran. Ada yang kalah karena dinilai belum cukup matang, ada yang merasa tidak cocok, dan ada pula yang memilih mundur. Sejumlah kisah ini dihimpun detikcom, sementara HAI Online mengulas pengalaman Cavill saat mengikuti audisi.

Henry Cavill bersaing dengan Daniel Craig

Saat mengikuti seleksi untuk Casino Royale, Cavill masih berusia 20-an. Ia berhasil bertahan sampai tahap akhir dan menjadi salah satu kandidat yang diperhitungkan sutradara Martin Campbell. Menurut laporan detikcom, produser Barbara Broccoli dan pihak studio menginginkan sosok Bond yang lebih matang serta berpengalaman. Craig, yang berusia 38 tahun saat itu, akhirnya terpilih.

Cavill kemudian menceritakan proses tersebut dalam podcast Happy Sad Confused. Seperti dikutip HAI Online dari NME, ia diberi tahu bahwa persaingan akhirnya mengerucut pada dirinya dan Craig, dengan Cavill dianggap sebagai pilihan yang lebih muda. Ia mengakui mungkin belum siap memikul peran itu dan menilai Craig menjalankannya dengan sangat baik.

Keterangannya memberi gambaran bahwa kegagalan mendapat peran bukan semata soal kemampuan akting. Usia dan kesesuaian dengan arah karakter ikut dipertimbangkan. Bagi Cavill, audisi itu menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus dorongan bagi kariernya, meski ia tidak menjadi pemeran Bond.

Sam Worthington merasa tak cocok dengan gaya Bond

Aktor Australia Sam Worthington juga masuk jajaran finalis untuk Casino Royale. Namun, ia merasa kesulitan menampilkan pesona yang dibutuhkan karakter tersebut. Dalam wawancara yang dirujuk detikcom dari Variety, Worthington mengatakan ia bisa membayangkan Bond sebagai pembunuh, tetapi tidak merasa mampu tampil necis seperti kandidat lain. Menurutnya, gaya itu kurang pas untuk dirinya.

Pengalaman Worthington berbeda dari Cavill. Ia tidak disebut tersisih karena usia atau kurang pengalaman, melainkan karena kesan yang muncul saat audisi. Peran Bond menuntut perpaduan karakter yang keras dan penampilan yang rapi. Worthington sendiri menilai unsur kedua itu bukan kekuatannya.

Ia tidak memperoleh peran tersebut. Namun, kisahnya menunjukkan bahwa kedekatan dengan tahap akhir seleksi belum tentu berarti seorang aktor merasa cocok dengan karakter yang ditawarkan.

Rupert Friend menolak, Sam Neill tak pernah ditawari

Rupert Friend mengikuti audisi Bond sebelum mendapat peran dalam Pride & Prejudice. Ia bahkan pernah ditawari kesempatan membintangi seri Bond yang berpusat pada karakter tersebut, tak lama setelah lulus kuliah. Kepada Variety pada Mei 2023, Friend menjelaskan bahwa ia menolak karena merasa terlalu muda untuk menanggung beban peran ikonik itu.

Keputusan Friend menempatkannya dalam kelompok yang berbeda dari aktor yang gagal di audisi. Ia mempunyai kesempatan, tetapi memilih tidak mengambilnya. Pertimbangannya sejalan dengan persoalan usia yang juga muncul dalam cerita Cavill, walaupun keduanya menghadapi situasi berbeda.

Nama Sam Neill sempat dikaitkan dengan pencarian pengganti Roger Moore setelah Moore pensiun. Neill masuk radar untuk film The Living Daylights pada 1987. Namun, ia tidak pernah menerima tawaran resmi. Peran tersebut kemudian jatuh kepada Pierce Brosnan, yang menurut Neill memang sangat menginginkannya.

Neill mengungkapkan kepada program Today bahwa dirinya sebenarnya tidak menghendaki peran itu. Ia juga menyebut Brosnan, temannya, sangat ingin menjadi Bond. Dengan demikian, kisah Neill bukan cerita tentang aktor yang kalah dalam seleksi akhir, melainkan kandidat yang diperhitungkan tetapi tak sampai ditawari.

Kesempatan yang berakhir dengan cara berbeda

Empat nama itu memperlihatkan beberapa jalur berbeda menuju peran yang sama. Cavill dan Worthington sama-sama bertarung untuk Casino Royale, tetapi alasan mereka tak terpilih tidak serupa. Friend mundur karena merasa belum cukup matang, sedangkan Neill tak pernah mendapat tawaran meski namanya sempat dipertimbangkan.

Dalam kasus Cavill, keputusan casting juga mengantar Craig menjadi Bond. Sementara bagi Friend dan Neill, pilihan pribadi serta keadaan proses seleksi menentukan seberapa jauh peluang mereka berkembang. Kisah para aktor tersebut berakhir sebelum mereka mengenakan peran 007, tetapi pengalaman mereka menunjukkan bahwa mendekati sebuah peran besar tidak selalu berarti harus menerimanya.

Infoharian